Drag, drop, lalu sambungkan.
Mulai dari template atau kanvas kosong. Semua node kebaca, semua alur bisa diubah.

Dari auto-reply sampai alur AI yang kompleks—susun bot Telegram lewat kanvas visual yang gampang dipahami siapa pun.
BotFather bantu lo merakit pengalaman Telegram yang biasanya butuh developer, server, dan waktu berhari-hari—jadi sesuatu yang bisa langsung dicoba siang ini.
Mulai dari template atau kanvas kosong. Semua node kebaca, semua alur bisa diubah.

Atur trigger, percabangan, AI, memori, dan aksi Telegram dalam satu alur yang rapi.

Selalu tahu apa yang terjadi, dari log eksekusi sampai pesan yang perlu ditindaklanjuti.

Setiap blok punya satu pekerjaan. Hubungkan bloknya, tes alurnya, lalu publish. Nggak ada deployment drama.

Nggak perlu nunggu sprint berikutnya. Bot pertama lo bisa mulai dari template yang sudah punya tulang punggung.
Pilih template yang dekat dengan kebutuhan lo: customer service, AI chat, auto-reply, atau mulai kosong.
Atur pesan, tombol, percabangan, dan integrasi di kanvas. Lihat alurnya sebelum dijalankan.
Hubungkan token Telegram, nyalakan bot, dan biarkan alur menangani pekerjaan repetitif lo.
Pesan dan jumlah bot tidak dibatasi oleh paket yang ribet. Mulai dari Rp85rb/bulan untuk ruang kerja automation yang siap dipakai.
Lihat paketBangun bot Telegram yang terasa seperti anggota tim tambahan—tanpa menambah satu baris kode.
Mulai bikin bot